Minggu, 25 November 2012

Mio Dalam Balutan Batik








Ajang kontes modifikasi motor, bagi Tommy sudah merupakan makanan sehari-hari. Tak heran, bos Mitra Motor Sport (MMS) Cimahi, Jawa Barat ini lumayan kondang lantaran sudah aktif berkompetisi sejak 2003. Dan ia acap menampilkan karya yang unik dan bukan follower.

Termasuk pada Yamaha Mio 2007 dalam pemilihan model airbrush. "Sesuatu yang baru kali ini dan kita coba mengambil tema cinta Indonesia," ungkap Tommy yang identik dengnan tema permainan seperti ini. Motif batik yang dihadirkannya pada kontes Yamaha di Bandung beberapa waktu lalu, tergolong unik.

Saking uniknya, ketika ditanya motif batik itu dari daerah mana, dia malah gelagapan. "Nggak sempat cari ide dari batik Solo apa Yogya. yang penting, kesan batik aja," kekehnya. Namun secara keseluruhan , pemilihan warna garis-garis itu sangat pas sama kelir dasar bodi yang putih.

Termasuk jok ikut dimodif menjadi single seater agar memiliki bidang yang bisa diberikan motif yang sama. Jadi, tampilan Mio benar-benar berkonsep total batik.

Selain sadel yang digarap, juga bodi. Langkahnya dimulai dengan mengganti seluruh cover standar dengan Mio Soul. "Bodi Soul tadi diperbesar dengan fiber," ungkap Tommy. Caranya, menyambung  bodi standar yang plastik dengnan fiber. "Jadi terlihat lebih paten karena nggak ada sambungan. Selain itu juga terkesan clean," lanjutnya.

Seperti cover depan, ukurannya memang sudah menjadi lebih besar tapi terlihat masih proposional.Untuk pelek, Tommy menerapkan model custom dari mobil. Alasannya, ingin mendapat lebar telapak maksimal, jadi yang depan lebar 4 inci dan belakang 5 inci yang dikombinasi dengan pelek standarnya. "Sengaja pakai palang asli Mio supaya enggak meninggalkan ciri aslinya," tegas Tommy.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : FDR 120/70-14
Ban belakang : FDR 140/80-14
Pelek depan : Custom 4x14 inci
Pelek belakang : Custom 5x14 inci
Sok depan : G@zi
Sok belakang : TF
Headlamp : Mio Soul
Setang  : Fatbar
Knalpot  : Custom
MMS  : (022) 6642352



Sumber : Kompas.com

Yamaha Mio Full Kayu









Luar biasa tampilan Yamaha Mio Sporty 2005 ini. Anda pasti memuji sekaligus menduga kalau seluruh bodi skubek dibalut bahan kayu, termasuk hingga ke velg. Garapannya cukup rapi, bagian lekukan-lekukannya tak ada yang berkerut.

Namun, supaya tidak terkecoh setelah membaca artikel ini, dibocorkan saja bahwa sekujur bodi Mio ini bukan ditempeli bahan kayu, melainkan teknik permainan airbrush.

“Modifikasi seperti ini saya lakukan karena dapat handgrip kayu dari teman di luar negeri. Saya rasa menarik maka seluruh bodi akhirnya dibuat seolah dari kayu,” bocor Johny Lipurnomo, juragan Custom World.

Kalau handgrip yang menempel di skubeknya itu memang asli dari bahan kayu bermerk Propalm, sedangkan cover bodinya, “Saya bekerja sama dengan Jaidun dari JJ Airbrush. Hampir semua bagian di skubek ini sudah kena sentuhan cat. Termasuk setengah cover CVT ikut kena imbas,” bilang pria berkacamata ini.

Sebagai builder berkelas, Johny jaga betul sisi detail agar semua terlihat harmonis. Semisal, dalam pemilihan baut, “Kami pakai monel supaya terlihat logam yang mengilap. Jadi, layaknya paku di kayu,” kekeh Johny.

Bagian yang agak besar di motor disiasati dengan teknik krom. Umpama pada tabung shockbreaker depan, knalpot, standar, dan bagian bawah cover CVT. “Pokoknya benar-benar kita cari harmonisasi antara kayu dan logam,” tambah Johny.

Jika dicermati lagi, Yamaha Mio Sporty layak disebut Mio Soul. “Saya sengaja pakai full bodi Soul supaya agak modern. Selain itu, kan bisa mengecoh orang," pertimbangan Johny; dan ciri kental kalau skubek ini Mio lama ada pada bentuk cover CVT. “Untuk pasang bodi ini di Sporty enggak terlalu susah. Cukup ubah beberapa dudukan cover,” ujar pria berbadan subur ini.



Sumber : Kompas.com